Seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI

“Jadilah SDM yang Unggul dan Berdaya Saing Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”

Pangandaran – Sabtu (07/09) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran gelar seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI. Seminar dilaksanakan di Aula Lt. 3 Gedung Rektorat, diikuti oleh dosen, pegawai, taruna dan catar. Acara dibuka langsung oleh Pudir 1 Dr. Yaser Krisnafi, S.St.Pi., M.T. Seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan pada bidang kelautan perikanan serta memiliki jiwa yang senantiasa menja keutuhan NKRI tanpa terprofokasi. NKRI harga mati.

Kiayi Fauzan Aziz Ketua PCNU Kabupaten Pangandaran sebagai pemateri pada sesi pertama menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan. Beliau menyampaikan bahwa kita selaku warga Indonesia ini adalah satu, tidak dibedakan dari suku, ras, adat dan agama. Kita Indonesia untuk itu selaku generasi muda jangan terbawa oleh berita-berita hoaks diluar sana. Jangan sampai kita terprofokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya yang bertujuan untuk memecahkan bangsa ini.

Pada sesi berikutnya PM TNI AL Toto Sukarto, S.H menyampaikan materi mengenai Bela Negara. Selaku warga negara Indonesia yang baik akan senantiasa menjaga keutuhan kebinekaan bangsanya. Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Beliau berpesan kepada taruna dan catar untuk senantiasa menjadi generasi muda yang disiplin, berilmu, dan tidak terpecah belah oleh isu-isu yang bersifat memecah belah NKRI.

Tidak sampai disitu peserta seminar pada sesi ketiga diisi oleh Dr.TB Haeru Rahayu. Beliau menyampaikan tentang Kemaritiman Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Poros Maritim Dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

Dalam mewujudakan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia maka diperlukan proses pembangunan maritim mulai dari aspek infrastruktur, politik, sosial-budaya, hukum, keamanan,dan ekonomi. Selain itu yang terpenting adalah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul yang berdaya saing dengan tujuan akhir terwujudnya Indonesia Negara Kepulauan yang maju mandiri dan kuat.

Pada sesi terakhir peserta seminar mendapatkan pencerahan dan wawasan mengenai Pancasila yang disampaikan oleh Dr. Soen’an Hadi Poernomo, M.Ed. Beliau memberikan pesan bahwa dalam mencapai suatu yang dicita-citakan maka harus memiliki tiga kunci yang harus dimiliki oleh generasi muda yakni bertakwa, belajar dan berjuang. Maka akan terlahir kualitas anak bangsa yang memiliki karakter cinta tanah air dan memiliki daya saing yang tinggi sehingga akan terwujud Indonesia Maju. Kesimpulan yang dihasilkan dari kegiatan Seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI, yakni Jadilah SDM yang Unggul dan Berdaya Saing yang memiliki kecintaan terhadap bangsa, memegang teguh Pancasila dalam upaya Mewujudkan Indonesia Maju, dan pastinya menjadi pribadi yang berprestasi. (psp).

Keyword: Seminar, NKRI, SDM Unggul, Kebinekaan, Kebangsaan, 2019, Politeknik KP Pangandaran

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *