Poltek KP Pangandaran Gelar Yudisium Secara Virtual

Pangandaran – Kamis (30/07) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran telah melaksanakan kegiatan Yudisium Tahun Akademik 2019/2020. Kegiatan upacara Yudisium dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom dan live youtube. DH. Guntur Prabowo, A.Pi., M.M bertindak sebagai pembina upacara. Meskipun kegiatan yudisium dilaksanakan secara virtual namun berjalan dengan khidmat. Indra Kristiana, S.Pi., M.P selaku Kepala Administrasi Akademik dan Ketarunaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran menyampaikan kegiatan perkuliahan di awal semester ini dilaksanakan melalui metode tatap muka. Seiring berjalannya waktu serta dampak dari Wabah Covid-19, maka pelaksanaan perkuliahan dilaksanakan dengan metode daring (online) dengan menggunakan beberapa media online seperti Zoom Meeting, Google Classroom, Google Meeting, Quizizz, Email dan Whatsapp.

“Adapun Kegiatan Praktek Pengenalan Kepada Masyarakat Pesisir (PPKMP) dilaksanakan dengan melakukan studi referensi dengan penyusunan paper dan video kompilasi, dimana topik yang diambil yaitu kehidupan masyarakat pesisir dengan potensi perikanan yang besar baik di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran ikan serta konservasi kelautan. Serta Kegiatan Praktek Kerja Lapang, yang terdiri dari PKL II (Program Studi Teknologi Kelautan) dan PKL III (Program Studi Budidaya Ikan dan program Studi Pengolahan Hasil Laut) dilaksanakan dengan memberikan tugas pengganti berupa studi referensi dengan penyusunan paper dan membuat video kompilasi hasil presentasi papernya sesuai dengan bidang teknis dan peminatan studi. Kegiatan perkuliahan yang berjalan dengan baik dan lancar dengan rata-rata kehadiran taruna/i sebesar 97%” jelas ketua Panitia Yudisium.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan taruna/i yang mendapatkan predikat terbaik pada Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 yakni Prodi Budidaya Ikan (BDI) Remaja diraih oleh Neng Ivah Syaripah, BDI Madya diraih oleh Imas Nurjanah dan Prodi BDI Perdana diraih oleh Ighfirlii Amatullah Nabilah, , untuk Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Remaja diraih oleh Jihan Halimatus Sa’diyah dan PHL Madya adalah Cahya Mirawati Putri, PHL Perdana Rabiatul Adawiyah dan Prodi Teknologi Kelautan (TKL) remaja diraih oleh Muhammad Raihan Natawisastra, TKL Madya Peminatan Konservasi Sumberdaya Pesisir & Laut diraih oleh Meliana Ayu Permatasari sedangkan TKL Madya Peminatan Teknik Bangunan Pantai diraih oleh Azun Cahya Gumilar. TKL Perdana oleh Adina Cahyo Wibowo.

Pada kesempatan tersebut taruna atas nama Azun Cahya Gumelar, hadir pada acara yudisium, dia sebagai perwakilan taruna yang mendapatkan predikat terbaik. Azun mengatakan bahwa perkuliahan dilaksanakan secara daring itu ada ada kekurangan dan kelebihannya ketika belajar daring itu lebih fleksibel, efektif dan efisien waktu baik bagi taruna maupun dosen. Tetapi, kendalanya banyak, seperti susahnya jaringan, memakan kuota internet lebih banyak. Kita sebagai taruna pendidikan vokasi yang mengharuskan banyak praktik secara langsung, namun dengan daring ini praktik kegiatan praktek kurang dikarenakan dilaksanakan perorangan. Sekalipun bisa diskusi sama teman dan dosen, tetapi tidak se fokus ketika diskusi langsung. Meskipun demikian kami tetap bersyukur bahwa kami masih bisa melaksanakan kuliah dengan baik dan sehat. (psp).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *