Poltek KP Pangandaran Berqurban

Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar. Kumandang takbir mengiringi berlangsungnya prosesi penyembelihan hewan qurban di kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Deburan ombak Pantai Bulaksetra menjadi latar suaranya. Panitia qurban yang dikoordinir oleh Deden Yusman Maulid selaku ketua DKM Masjid Al-Abyad, begitu bersemangat dalam melaksanakan tugas mereka. Hadir pula direktur kebanggaan DH. Guntur Prabowo dan Pudir III Abdul Rahman sebagai pembakar semangat panitia. 5 ekor domba disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1441 H kali ini.

Berqurban merupakan kewajiban setiap muslim yang mampu. Hewan qurban disembelih pada tanggal 10 Dzulhijjah atau dalam batas waktu 3 hari setelahnya (hari Tasyrik). Ibadah Qurban harus diniatkan ikhlas untuk mengharap keridloan Alloh Subhanahu wa ta’ala, karena yang sampai kepada-Nya bukanlah darah dan dagingnya, melainkan Keikhlasan dari pengqurban. Daging hewan qurban selanjutnya dibagikan ke sesama kaum muslim maupun non muslim. Tema penyelenggaraan ibadah penyembelihan hewan qurban oleh DKM Al-Abyad kali ini yaitu “Berqurban untuk Alloh SWT, berbagi untuk sesama”.

Selamat merayakan hari raya Idul Adha 1441 H untuk seluruh keluarga besar Politeknik KP Pangandaran.Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar, wa lillahilhamd. (mrep).

Poltek KP Pangandaran Gelar Yudisium Secara Virtual

Pangandaran – Kamis (30/07) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran telah melaksanakan kegiatan Yudisium Tahun Akademik 2019/2020. Kegiatan upacara Yudisium dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom dan live youtube. DH. Guntur Prabowo, A.Pi., M.M bertindak sebagai pembina upacara. Meskipun kegiatan yudisium dilaksanakan secara virtual namun berjalan dengan khidmat. Indra Kristiana, S.Pi., M.P selaku Kepala Administrasi Akademik dan Ketarunaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran menyampaikan kegiatan perkuliahan di awal semester ini dilaksanakan melalui metode tatap muka. Seiring berjalannya waktu serta dampak dari Wabah Covid-19, maka pelaksanaan perkuliahan dilaksanakan dengan metode daring (online) dengan menggunakan beberapa media online seperti Zoom Meeting, Google Classroom, Google Meeting, Quizizz, Email dan Whatsapp.

“Adapun Kegiatan Praktek Pengenalan Kepada Masyarakat Pesisir (PPKMP) dilaksanakan dengan melakukan studi referensi dengan penyusunan paper dan video kompilasi, dimana topik yang diambil yaitu kehidupan masyarakat pesisir dengan potensi perikanan yang besar baik di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pengolahan dan pemasaran ikan serta konservasi kelautan. Serta Kegiatan Praktek Kerja Lapang, yang terdiri dari PKL II (Program Studi Teknologi Kelautan) dan PKL III (Program Studi Budidaya Ikan dan program Studi Pengolahan Hasil Laut) dilaksanakan dengan memberikan tugas pengganti berupa studi referensi dengan penyusunan paper dan membuat video kompilasi hasil presentasi papernya sesuai dengan bidang teknis dan peminatan studi. Kegiatan perkuliahan yang berjalan dengan baik dan lancar dengan rata-rata kehadiran taruna/i sebesar 97%” jelas ketua Panitia Yudisium.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan taruna/i yang mendapatkan predikat terbaik pada Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 yakni Prodi Budidaya Ikan (BDI) Remaja diraih oleh Neng Ivah Syaripah, BDI Madya diraih oleh Imas Nurjanah dan Prodi BDI Perdana diraih oleh Ighfirlii Amatullah Nabilah, , untuk Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Remaja diraih oleh Jihan Halimatus Sa’diyah dan PHL Madya adalah Cahya Mirawati Putri, PHL Perdana Rabiatul Adawiyah dan Prodi Teknologi Kelautan (TKL) remaja diraih oleh Muhammad Raihan Natawisastra, TKL Madya Peminatan Konservasi Sumberdaya Pesisir & Laut diraih oleh Meliana Ayu Permatasari sedangkan TKL Madya Peminatan Teknik Bangunan Pantai diraih oleh Azun Cahya Gumilar. TKL Perdana oleh Adina Cahyo Wibowo.

Pada kesempatan tersebut taruna atas nama Azun Cahya Gumelar, hadir pada acara yudisium, dia sebagai perwakilan taruna yang mendapatkan predikat terbaik. Azun mengatakan bahwa perkuliahan dilaksanakan secara daring itu ada ada kekurangan dan kelebihannya ketika belajar daring itu lebih fleksibel, efektif dan efisien waktu baik bagi taruna maupun dosen. Tetapi, kendalanya banyak, seperti susahnya jaringan, memakan kuota internet lebih banyak. Kita sebagai taruna pendidikan vokasi yang mengharuskan banyak praktik secara langsung, namun dengan daring ini praktik kegiatan praktek kurang dikarenakan dilaksanakan perorangan. Sekalipun bisa diskusi sama teman dan dosen, tetapi tidak se fokus ketika diskusi langsung. Meskipun demikian kami tetap bersyukur bahwa kami masih bisa melaksanakan kuliah dengan baik dan sehat. (psp).

Seleksi Wawancara Calon Ketua Senat Taruna Tahun Akademik 2020/2021

Pangandaran – Selasa (28/07) Senin malam (27/07) Pembina Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran mengadakan kegiatan seleksi wawancara Calon Ketua Senat Taruna secara daring. Kegiatan wawancara tersebut langsung dilakukan oleh Dosen, Kapusbintar, dan Pembina Taruna. Kegiatan pemilihan ketua senat taruna dikarenakan telah berakhirnya masa jabatan ketua dan wakil ketua senat Politeknik KP Pangandaran yang diemban oleh Taruna Perdana. Maka Politeknik KP Pangandaran melakukan kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua senat baru untuk periode tahunak ademik 2020-2021.

Rizal Atmanegara, S.Tr.Pi selaku Pembina taruna menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memilih salah satu dari 6 kandidat yang sudah verifikasi oleh tim formatur. Kegiatan ini telah masuk pada tahap wawancara. Sebelumnya telah dilakukan tahap penyaringan oleh tim formatur. Setelah dilaksanakan kegiatan wawancara tadi malam terpilih 3 orang kandidat yang akan masuk pada tahap berikutnya yakni tahap debat terbuka dan tahap pemilihan ketua senat. Adapun nama calon kandidat yang akan mengikuti tahapan berikutnya yaitu Gusti Al Harits (Prodi Budidaya Ikan) dengan perolehan skor nilai 4141, disusul oleh Alan Septian (Prodi Teknologi Kelautan) dengan skor nilai 3970 dan terakhir Prasetya Anjasmara (Prodi Pengolahan Hasil Laut) dengan skor nilai 3870. (psp).


Apel Divisi Taruna

Pangandaran – (Senin, 27/07) Pembina Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran mengadakan kegiatan Apel Divisi (Pengecekan Kondisi dan Kerapian Taruna). Kegiatan pengecekan dilakukan secara daring. Tujuan diadakan kegiatan tersebut dalam upaya mengetahui kondisi kesehatan dan kerapian taruna secara langsung. Pembina secara langsung mengecek satu persatu taruna dari mulai kerapihan pakaian, dan rambut. Semuanya harus sesuai dengan standar taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran.

Pemenang KewirausahaanTaruna Politeknik Kelautan Dan Perikanan Pangandaran Mengikuti Kegiatan Coaching Kewirausahaan Secara Daring

Pangandaran – Kamis (23/07) Pemenang kewirausahaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran taruna semester 4 tahun akademik 2019/2020 hari ini mengikuti kegiatan pendampingan kewirausahaan. Adapun pemenang produk taruna yang menjadi juara pada lomba kewirausahaan Politeknik KP Pangandaran adalah Evaleen Cokelat, Rainbow Fish Stick dan Mang Ice. Produk-produk tersebut merupakan dibuat langsung oleh taruna dan didampingi oleh dosen pembimbing.

Ketiga produk tersebut yang dibuat oleh 3 kelompok taruna mendapatkan pendampingan/coaching kewirausahaan. Kegiatan pendampinganakan dilaksanakan sampai pada penilaian tingkat nasional. Dari seluruh satuan pendidikan kelautan perikanan dari 64 kelompok menjadi 55 kelompok yang mendapatkan pendampingan kewirausahaan. Kegiatan pendampingan dilakukan secara daring dengan narasumber dari Prasetya Mulya dan Bina Nusantara.

Seperti halnya kegiatan yang dilakukan hari ini,taruna pemenang lomba kewirausahaan mendapatkan bimbingan langsung dari Irman Jayawardhana dari Universitas Prasetya Mulya. Kegiatan pendampingan berjalan dengan interaktif dari taruna. Selain itu taruna diberikan beberapa tugas untuk diselesaikan pada kegiatan berikutnya. (psp).

Artikel Taruna/Taruni TKL Madya Dimuat Di Website Lingkungan www.lautsehat.id

Pangandaran – Selasa (21/07) Taruna Madya Program Studi Teknologi Kelautan (TKL) semester IV melaksanakan tugas dosen yakni membuat artikel terkait lingkungan laut. Tugas menulis artikel tersebut diberikan oleh Kennedi Sembiring, S.Kel., M.Sc. Tugas menulis tersebut merupakan tugas wajib perorangan taruna. Artikel yang dibuat merupakan berupa fakta dan opini dengan penulisan yang santai, ringan, jelas, bersifat informatif, edukatif dan menghibur. Tugas membuat artikel tersebut dikirim ke email dosen dan dikirimkan ke website www.lautsehat.id.

Dari beberapa taruna yang artikelnya dimuat di website tersebut. Taruna tersebut diantaranya Muhammad Aldi (Berkunjung ke Pulau Kelapa Kepulauan Seribu), Kasim Permana (Jutaan Puing Sampah Mengancam Kehidupan Terumbu Karang), Syam Baharuddin (Tegas Kendalikan Pelaku Bom Ikan), Giani Sakti (Langkah Melindungi Laut dengan Cinta), Meliyana Ayu P (Kembalikan Indahku, kan Kuberikan Manfaatku), dan Muhammad Nur Rizky Fauzi (Peningkatan Tren Gaya Hidup Terhadap Sampah di Laut).

Kennedi selaku dosen merasa senang dengan adanya beberapa artikel yang dibuat oleh Taruna Politeknik KP Pangandaran dimuat di website www.lautsehat.id. Website LautSehat.ID adalah portal antar komunitas yang dikelola bersama oleh relawan Greenpeace dan komunitas sebagai media berbagi cerita dan berkampanye menyoroti isu laut dan lingkungan. (psp).

Poltek KP Pangandaran LaksanakanKegiatan Sidang Hasil KPTA Secara Daring

Pangandaran– Senin (20/07) Taruna Tingkat Akhir Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran hari ini melaksanakan kegiatan Sidang Hasil Karya Tulis Praktik Akhir(KTPA), sidang dilakukan secara daring dari rumah masing-masing. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari tanggal 20 – 24 Juli 2020 mendatang. Ujian akhir bagitaruna perdana ini dilakukan secara lisan, secara komprehensif dengan materi utama Karya Ilmiah Praktek Akhir (KIPA) yang dibuat taruna selama menjalani kerja praktek akhir. Peserta ujian terdiridari 3 Program Studi (Prodi) yakni 25 Orang Taruna Prodi Teknologi Kelautan(TKL), 25 Orang Taruna Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL), dan 25 Orang TarunaProdi Budidaya Ikan (BDI).

Pada kesempatan tersebut taruna diberikan waktu selama 1 jam untuk presentasi materi dan ujian tanya jawab secara lisan dan langsung melalui konferensi video. Pada kesempatan tersebut taruna harus bisa menyampaikan dan memahami materi yang dibuat di laporan dan pastinya dapat mempertanggungjawabkan produk apa yang yang telah dibuat. Sidang Hasil KTPA pada hari pertama ini berjalan sebagaimana mestinya atas kerjasama dan koordinasi berbagai pihak mulai bagian Prodi masing-masing, Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan(BAAK), Unit Teknologi Informasi sebagai penyedia fasilitas daring, serta dosen selaku pembimbing dan penguji taruna. (psp).

Webinar Life After Graduation

Pangandaran– Jumat (17/07) Unit Konseling dan Pusat Karir Politeknik Kelautan danPerikanan Pangandaran telah melaksanakan kegiatan Webinar Life After Graduation”Determining Your Career Path”. Kegiatan tersebut diadakan khusus untuk Taruna/Taruni tingkat akhir Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari 15 Juli s.d 16 Juli 2020, acara dibuka langsung oleh DH. GunturPrabowo A.Pi., M.M selaku Direktur Politeknik Kelautan dan PerikananPangandaran. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada peserta webinar bahwa kegiatan tersebut harus diikuti dengan seksama karena ini sangat penting untuk taruna tingkat akhir, sebagai bekal apa yang akan dilakukan setelah lulus dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran.

Kennedi Sembiring, S.Kel., M.Sc selaku ketua unit Konseling dan Pusat Karir mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan yang akan bermanfaat bagi calon wisudawan Politeknik KP Pangandaran dalam menentukan masa depan dalam meraih cita-cita yang diharapkan. Mau menjadi seorang pengusaha atau sebagai seseorang yang berkarir di bidang yang diharapkan, semuanya dikembalikan kepada calon wisudawan. Kegiatan pembekalan ini menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya diantaranya; Yuni Ari Wibowo, S.T., M.T., Agus Supriyanto, MM.CHt, Azhar El Hami, S.Psi., M.Psi.,Psikolog, Nusaibah, S.Pi., M.Si., selain itu pengusaha muda yang merintis usaha di bidang budidaya udang Muhammad Mush’ab, S.Tr.Pi. (psp).

Taruna Prodi TKL Laksanakan Kegiatan Seminar Hasil KTPA di Kantor Stasiun PSDKP Tarakan – Kalimantan Utara

Pangandaran – Kamis (09/07) Kegiatan seminar Hasil Karya Tulis Praktik Akhir (KTPA) taruna tingkat akhir Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, sangat menarik dan banyak hal diluar dugaan panitia seminar hasil KTPA. Seperti halnya kegiatan seminar yang dilakukan pada Program Studi Teknologi Kelautan (TKL). Taruna atas nama Batih Shendy Capri Hareva, ia melakukan kegiatan seminar, langsung di kantor Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan – Kalimantan Utara. Dimana tempat dia melaksanakan kegiatan KTPA.

Pada kesempatan tersebut Kepala stasiun PSDKP Tarakan Akhmadon, S.Pi., M.Si pun bertindak sebagai narasumber pada kegiatan seminar yang disampaikan oleh taruna Politeknik KP Pangandaran. Adapun seminar hasil KTPA yang disampaikan mengenai “Rancang Bangun ROV (Remotely Operated Vehicle) Sebagai Alat Bantu Bawah Air”. ROV (Remotely Operated Vehicle) adalah robot bawah laut yang dilengkapi sensor dan kamera, ROV memiliki kemampuan mengamati benda di lautan dan dikendalikan dengan remote control secara langsung dari atas permukan air. Sering kali di gunakan untuk menggantikan pekerjaan manusia di bawah laut.

Laporan Seminar Hasil KTPA yang disampaikan oleh taruna kelahiran Pati ini dapat tanggapan baik dari para narasumber. Pada saat kegiatan pemaparan mengenai Rancang Bangun ROV berlangsung Kepala stasiun PSDKP Tarakan, didampingi langsung oleh Kepala Urusan Tata Usaha, dan Kasubsi Operasional Pengawasan & Penanganan Pelanggaran. Kepala stasiun PSDKP menyambut baik adanya taruna praktek di PSDKP Tarakan dengan harapan adanya kesinambungan antara instansi dibawah KKP. Selain itu mengenai Rancang Bangun ROV yang disampaikan Batih sangat menarik dengan harapan kedepan dapat digunakan di PSDKP sebagai tambahan sarpras ataupun opsi dalam kegiatan pengawasan.

“Senang dan bangga bisa didampingi oleh kepala stasiun PSDKP dan jajarannya, merupakan suatu kehormatan besar buat saya dapat disambut dengan baik selama praktek hingga seminar. Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat untuk saya dan pengetahuan saya semakin bertambah” jelas Batih pada Tim Informasi Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. (psp).

Produk-Produk Hasil Taruna Perdana Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL)

Pangandaran – Kamis (09/07) Seminar Hasil Karya Tulis Praktik Akhir (KTPA) Taruna Program Studi Pengolahan Hasil Laut (PHL) telah menghasilkan berbagai produk yang diantaranya sudah siap jual, baik produk konsumsi dan non konsumsi yang bersumber dari sumberdaya kelautan dan perikanan. Seperti minuman kesehatan dari kitosan dan ekstrak bunga kecombrang yang secara keilmuan tinggi kadar antioksidan sehingga dipercaya dapat menurunkan kolesterol. Ada nori yang terbuat dari rumput laut jenis Ulva lactuca, ada shampo dan deodorant yang ditambah dengan rumput laut sargassum sp, yang membantu melembutkan rambut dan kulit ketiak, ada cookies dan kue pie dari tepung tulang ikan dan tepung ikan yang kaya kalsium dan protein, ada krim anti acne dari ekstrak mangrove katang-katang, ada juga sheet mask, minuman serbuk dari ulva lactuca dan masih banyak lagi.

Produk-produk yang buat oleh taruna Prodi PHL Perdana dikemas dengan baik dan menarik. Pengemasan membuat produk aman secara kuantitas maupun kualitas. Kemasan menjadi hal paling pertama dilihat oleh calon konsumen sebelum benar-benar memperhatikan produk di dalamnya. Produk-produk tersebut diharapkan menjadi bekal untuk mengasah skill taruna untuk berwirausaha setelah lulus. Sehingga lulusan prodi PHL Politeknik KP Pangandaran dapat menjadi wirausaha muda di bidang pengolahan hasil kelautan dan perikanan yang sukses di masa depan. (ns &psp)