Taruna Perdana PHL Laksankan Kegiatan Seminar Proposal KTPA

Pangandaran – Selasa (5/02) taruna perdana prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran melaksanakan kegiatan sidang seminar proposal Karya Tulis Praktik Akhir (KTPA). Kegiatan seminar berlangsung di ruang kelas Lt. 1 Gedung Kuliah. Taruna/I Prodi PHL dalam proses pembuatan KTPA ini tidak jauh berbeda dengan prodi TKL Maupin BDI, namun lebih menitik beratkan pada olahan pangan berbahan dasar ikan.

Pada kesempatan seminar Satriya Abrian S.Si., M.Sc selaku dosen PHL mengatakan bahwa dalam mekaukan proses pembuatan KTPA taruna PHL harus berhati-hati dalam menentukan produk olahan pangan dan harus focus pada satu isu yang akan diangkat.

Taruni atas nama Fitria Widyasari Putri ia mengantkat isu mengenai “Pemanfaatan Limbah Tulang Ikan Patin untuk Meningkatkan Kandungan Kalsium pada Cookies Tulang Ikan”. Dalam proses penelitian dan KTPA taruni tersebut salah satunya harus memperhatikan beberapa faktor seperti factor sensori. Analisis ini sangat dibutuhkan dalam pengembangan produk pangan, penentuan umur simpan, evalusi produk selama pengolahan, penyimpanan dan pemasaran serta evaluasi produk itu sendiri.

David Indra Widianto menyampaikan kepada peserta seminar bahwa tujuan dari seminar proposal tersebut tiada lain untuk memberikan masukan dan arahan dari dosen penguji dan dosen pembimbing, sehingga proposal KTPA bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah. (psp).

Igfirlii dan Kincir Mininya

Pangandaran – Senin (24/2) taruna perdana prodi Budidaya Ikan (BDI) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran melaksanakan kegiatan sidang seminar proposal KTPA. Karya Tulis Praktik Akhir (KTPA) adalah tugas akhir/praktik akhir taruna jenjang D-3 dengan tujuan untuk melatih taruna dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya.

Taruni atas nama Igfirlii Amatullah Nabilah, meskipun ia seorang taruni BDI yang notabene pembutan KTPA tidak dianjurkan untuk membuat sebuah produk teknologi yang diterapkan oleh taruna Teknologi kelautan (TKL). Namun ia meyakinkan dosen pembimbingnya untuk mebuat sebuah inovasi produk dalam upaya mendukung budidaya udang vaname skala rumah tangga. Alat tersebut diberi nama Aplikasi Kincir Mini. Kincir Mini tersebut membuat menarik dan menggelitik dosen penguji dn pastinya memberikan arahan dan masukan untuk keberhasil kincir mini yang akan dibuat oleh taruni kelahiran Bekasi tersebut.

Kegiatan seminar dilaksanakan di ruang kelas Lt. 1 Gedung Kuliah. Pada kesempatan tersebut dosen penguji Ega Aditya Prama, S.Si., M.Si dan Muhammad Akbarurrasyid M.P menyampaikan pesan kepada Igfirlii untuk selalu menambah pengetahuan dengan membaca literature untuk menambah pengetahuan dalam proses pembuat karya tulis dan produk yang dibuat. (psp).

Sosialisasi dan Penjaringan Peserta Didik Program D1 Teknik Penangkapan Ikan Laut

Pangandaran – Jumat (14/02) Pudir I Dr. Yaser Krisnafi, S.St.Pi, M.T di dampingi langsung oleh Arif Baswantara, S.I.K., M.Si selaku Dosen Prodi Teknologi kelautan (TKL) melaksanakan kegiatan sosialisasi kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, dan sosialisasi penjaringan peserta didik program studi baru DI Teknik Penangkapan Ikan Laut (TPIL). Sosialisasi dilaksanakan di Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran.

Bambang Suyudono, A.Pi., M.Si selaku Plt. Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh Rukun Nelayan, Koperasi Unit Desa (KUD) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Pada kesempatan tersebut para nelayan sangat antusias mengenai rencana didirikannya prodi TPIL. Prodi baru tersebut akan dibuka pada tahun akademik 2020/2021, dengan sasaran untuk para nelayan Kabupaten Pangandaran. (psp).

Direktur Politeknik KP Pangandaran Laksanakan Kegiatan Audiensi Dengan DPRD Jawa Barat dan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Barat

Pangandaran – Kamis (13/02) Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran di dampingi oleh Ketua Program Studi Budidaya Ikan, Pengolahan Hasil Laut, dan Teknologi Kelautan dan Ketua Unit Teknologi Informasi dan Inovasi melaksanakan kegiatan audiensi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat dan Politeknik Bandung. Selain melaksanakan kegiatan audiensi Direktur dan tim juga melakukan kunjungan ke Politeknik Bandung dan Ke Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bandung.

Pada kesempatan audiensi di DPRD Jawa Barat DH. Guntur Prabowo beserta tim Politeknik KP Pangandaran diterima langsung oleh Sekretaris Komisi II DPRD Jabar yakni R. Yunandar Rukhiadi Eka Perwira, dengan dua anggota Komisi II lainnya. Tujuan melaksanakan kegiatan audiensi ini tiada lain untuk menyampaikan bahwa kini Jawa Barat tepat di Kabupaten Pangandaran telah berdiri sebuah kampus yang bernama Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, telah berdiri sejak tahun 2017 di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Serta menyampaikan beberapa rencana pengembangan dan kerjasama Politeknik KP Pangandaran dengan Pemprov Jawa Barat.

Pada kesempatan Diretur Politeknik KP Pangandaran menyampaikan bahwa saat ini Politeknik KP Pangandaran Politeknik KP Pangandaran berkomitmen melahirkan lulusan yang berkualitas, berkarakter dan menerapkan Pilar 4C (Competence, Consistency, Commitment, and Conscience). Politeknik KP Pangandaran saat ini memiliki tiga Program Studi (Prodi) yang berbasiskan pendidikan dual system yaitu: Budidaya Ikan (BDI), Pengolahan Hasil Laut (PHL) dan Teknologi Kelautan (TKL). Politeknik KP Pangandaran merupakan kampus vokasi dengan sistem belajar lebih ditekankan pada ilmu terapan, berbeda dengan kampus-kampus lainnya. (psp).

Taruna Perdana TKL Laksanakan Kegiatan Seminar Proposal KTPA

Pangandaran – Rabu (12/2) taruna perdana prodi Teknologi Kelautan (TKL) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, pada minggu ini sibuk melaksanakan kegiatan pembuatan proposal dan sidang proposal KTPA. KTPA adalah tugas akhir/praktik akhir taruna jenjang D-3 dengan tujuan untuk melatih taruna dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya.

Pada semester sebelumnya taruna perdana telah melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL), taruna semester VI Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran secara bergantian memaparkan proposal judul KTPA di depan audiensi dan dosen pembimbing. Kegiatan dilaksanakan di ruang kelas Lt. 1 Gedung Kuliah dan akan dilaksanakan selama dua minggu kedepan dibawah koordinasi Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan.

Tujuan dari seminar proposal tersebut tiada lain untuk mendapatkan masukan dan arahan dari audien dan dosen pembimbing, Sehingga proposal KTPA bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah. Pada pelaksanaan kegiatan seminar proposal ini ada beberapa taruna yang kurang kesiapannya, hal ini disebabkan berbagai faktor antara diantaranya waktu yang relatif singkat, kurangnya komunikasi dengan dosen pembimbing dan jadwal yang sudah ditentukan.

Pada kesempatan tersebut para dosen pembimbing menyampaikan pesan kepada taruna bahwa untuk selalu menambah pengetahuan dengan membaca literatur, jurnal ilmiah bisa dari media internet atau pun sumber-sumber lain sehingga tidak hanya terpaku pada pedoman penulisan karya ilmiah kampus saja. (psp).

Taruna Politeknik KP Pangandaran Ikuti Technical Meeting OPTK 2020

Pangandaran – perwakilan taruna atas nama Alan Septian dan Sigit Dwicahyono pada hari Sabtu (08/02) telah mengikuti kegiatan Technical Meeting 1 Oplimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) di Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor. Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) adalah suatu event antar perguruan tinggi kedinasan di bawah Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI), dimana event ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan secara bergilir di beberapa perguruan tinggi kedinasan di seluruh Indonesia.

Alan taruna TKL madya mengatakan bahwa hasil dari technical meeting 1 OPTK membahas tentang penambahan cabang olahraga yang akan dilaksankan pada kegiatan OPTK .Adapun rencana cabang olahraga antara lain atletik, futsal, basket, volly, wallclimbing, renang, tenis lapangan, tenis meja, billiard, takraw, badminton, catur,silat, karate, taekwondo. Sedangkamn cabang keilmuan diantaranya debat, karya tulis ilmiah, speech, story telling, scrabble, fotografi dan sinematografi. Alan mengatakan bahwa taruna Politeknik KP Pangandaran siap dalam mengikuti event tahuan tersebut. (psp).

Stand Politeknik KP Pangandaran Diserbu Pengunjung Pangandaran Campus Expo 2020

Pangandaran – Senin (10/02) Unit Teknologi Informasi dan Inovasi (UTII) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, pada hari Sabtu (08/02) mengikuti kegiatan Pangandaran Campus Expo 2020. Kegiatan tersebut diselengarakan langsung oleh pelajar mahasiswa Pamgandaran Yogyakarta. Dengan mengusung tema “Pendidikan Tinggi Kunci Investasi Masa Depan”.

UTII Politeknik KP Pangandaran ikut serta bertpastisifasi dalam rangka memeriahkan kegiatan Pangandaran Campus Expo 2020. Stand kampus Politeknik KP Pangandaran diserbu pelajar SMA Pangandaran. Bisa dilihat dari jumlah daftar hadir pada buku tamu yang telah disediakan. Taruna atasa nama M. Ikhwanul dan Ella Erika sebagai Duta Kampus Politeknik KP Pangandaran, menjadi perhatian pelajar yang mengunjungi acara Pangandaran Campus Expo. Benyak sekali yang meminta foto bersama.

Stand UTII Pliteknik KP Pamgandaran penuh dikunjungi para pelajar, dan banyak yang menanyakan mengenai kapan dibukanya pendaftaran masuk kampus Politeknik KP Pangadaran?persyaratannya apa saja ?dan masih banyak lagi. Selain membagikan brosur mengenai profil kampus dan prodi yang ada di kampus Politeknik KP Pangandaran. Para pengunjung stand yang dapat menjawab pertanyaan dari duta kampus, mendapatkan doorprize berupa hadiah menarik. (psp).

Politeknik KP Pangandaran Go Green

Pangandaran – Senin (10/02) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Go Green pada hari Sabtu (08/02) melaksanakan kegiatan penanaman pohon. Politeknik KP Pangandaran terus membenahi lingkungan sekitar kampus. Kondisi lingkungan yang dulunya gersang, sekarang sudah mulai menghijau. Pimpinan bererta staff dan taruna terus bekerja melakukan penghijaun. Seperti hari sabtu, waktu dimana seharusnya pegawai libur, Direktur Politeknik KP Pangandaran justru mengajak pegawai dan taruna untuk menanam pohon. Sabtu pagi dan beberapa hari kedepan sekitar 2000 pohon cemara laut, 300 pohon kelapa, 500 pohon ketapang laut/butun/baringtonia dan 500 bibit mangrove akan ditanam di sepanjang jalan meuju kampus dan area sekitar kampus.

Menanam pohon di lingkungan yang keras seperti di pantai Bulaksetra bukanlah hal yang mudah. Berbagai jenis tanaman telah coba ditanam. Bahkan dalam upaya mempercepat proses penghijauan, upaya penanaman bibit pohon yg berukuran besarpun telah dilaksanakan. Namun tidak semua jenis pohon dapat tumbuh. Bibit pohon berukuran besarpun sebagian besarnya mati. Olehkarenanya, berdasarkan pengalaman dan saran dari beberapa penggerak konservasi di wilayah Pangandaran, hanya pohon tertentu sepsrti cemara laut, kelapa dan baringtonia saja yg ditanam. Bibit yang ditanam pun berupa bibit yang masih kecil, karena kemampuannya yang baik utk beradaptasi dengan lingkungan pantai yang keras. Total sudah sekitar 5000 pohon yang sudah ditanam oleh pihak kampus dan tumbuh dengan baik. Semoga ditahun-tahun mendatang upaya ini akan menjadikan Politeknik KP Pangandaran kampus yang hijau dan asri. (mrep&psp).

Yudisium Taruna Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020

Yudisium Taruna Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020

Pangandaran – Jumat (07/02) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran laksanakan Yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020. Yudisum dilaksanakan di Aula Lt.3 Gedung Rektorat. DH. guntur Prabowo, A.Pi., M.M bertindak sebagai pembina upacara yudisium. Upacara yudisium kali ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan kegitan yudisium tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan mekanisme seperti proses pelantikan taruna yang sering disebut sebagai mini wisuda. Yudisium berlangsung dengan khidmat. Indra Kristia, S. Pi., M.P selaku Kepala Administrasi Akademik dan Ketarunaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran menyampaikan bahwa pelaksanaan UAS semester ganjil ini berjalan dengan sebagaimana mestinya, dan dengan hasil yang sangat baik.

Pada kesempatan tersebut Kennedi Sembiring S.Kel., M.Sc menyampaikan rekapitulasi predikat terbaik taruna/i Politeknik KP Pangandaran pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020 yakni Prodi Budidaya Ikan (BDI) Remaja diraih oleh Ilma Nurkamila, Prodi BDI Madya diraih oleh Imas Nurjanah, Prodi BDI Perdana diraih oleh Ighfirlii Amatullah Nabilah, untuk Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Remaja diraih oleh Eneng Wulan Rahmawati, PHL Madya adalah Cahya Mirawati P, Prodi PHL Perdana diraih oleh NIta, dan Prodi Teknologi Kelutan (TKL) remaja diraih oleh Khaidan Firmansyah , TKL Madya Azun Cahya Gumilar, TKL Perdana Peminatan Konservasi Sumberdaya Pesisir & Laut diraih oleh Adina Cahyo Wibowo sedangkan TKL Perdana Peminatan Teknik Bangunan Pantai diraih oleh Dimas Bayuaji Nugroho.

Ighfirlii Amatullah Nabilah taruni Prodi BDI asal Bekasi ini menyampaikan rasa senang dan bangga menjadi taruni terbaik pada semester V ini. Tidak henti-hentinya dia ucapkan rasa syukur kepada Allah S.W.T atas prestasi yang dia raih. Igfirlii merupakan taruni yang bisa mempertahankan prestasinya pada semester sebelumnya. Dia juga menyampaikan bahwa cara belajar yang dilakukan sama halnya dengan taruna/i lainnya. Namun cara dia menyikapi dalam menyerap ilmu yang disampaikan oleh dosen yakni dengan perasaan senang tanpa dijadikan beban. Selain belajar yang dilaksanakan oleh taruni kelahiran bulan April ini adalah selalu melibatkan Allah, S.W.T dalam setiap kegiatan belajar.

Adapun taruna remaja TKL atas Khaidan Firmansyah asal Sumedang pun merasa senang dan bangga dia tidak menyangka kalau dirinya akan dinobatkan sebagai taruna terbaik prodi TKL remaja dengan IP sangat memuaskan. (psp).

Tim Futsal BDI Madya Kalahkan TKL Madya

Pangandaran – Kamis (06/02) Pekan Seni dan olahraga taruna (PORSINA) 2020, kini telah masuk pada hari terakhir. Detik-detik penutupan PORSINA 2020, ada beberapa cabang olahraga yang memasuki tahap final. salah satunya cabang olahraga futsal, cabor satu ini merupkan cobor paling kece di Politeknik KP Pangandaran.

Tim Taruna Budidaya Ikan (BDI) madya lawan Taruna Prodi Teknologi Kelautan (TKL) madaya tampil begitu memukau para penonton. Pertandingan mereka begitu sengit satu sama lain memiliki kekuatan dan tekad untuk menang. Prodi BDI memiliki taruna yang tinggi dan ahli dibidang futsal yakni Andre asal Lombok, dia beberapa kali hampir saja membobol lawan. Sedangkan untuk Prodi TKL mempunyai jagoan yakni Alan asal Ciamis, penampilannya begitu memukau dan selalu berhasil menghalangi lawan.

Menit demi menit pertandingan futsal begitu memanas, dosen, pegawai pun turut menonton pertandingan futsal. Para suporter dari masing-masing prodi terus menerikan kejuaran namun apa daya taruna TKL Madya hanya dapat membobol 1 skor pada lawan, sedangkan BDI berhasil menjebol pertahanan lawan dengan raih 3 skor. Maka pada menit terakhir prodi BDI madya dinyatakan sebagai juara Futsal pada PORSINA 2020. (psp).