Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Siap Lahirkan Generasi yang Profesional dan Kompeten

Pangandaran – Rabu (29/01) jajaran direktur, dosen dan pegawai Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran menyambut kedatangan Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Dr. Bambang Suprakto, A.Pi, S.Pi, MT melaksanakan kunjungan kerja ke Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Maksud dari kunjungan tersebut adalah untuk meninjau langsung gedung baru yang telah selesai dibangun yakni Gedung Asrama Putra dan Flat Dosen. Selain itu beliau pun melihat langsung tempat tambak udang dan tunnel garam.

Pada kesempatan tersebut pula Ka Kapusdik KP berkesempatan bersilaturahmi dengan seluruh dosen dan pegawai Politeknik KP panganaran. Beliau memberikan arahan dan menyampaikan bahwa satuan Pendidikan Kelautan dan Perikanan itu melahirkan generasi muda yang kompeten dan profesioanal dibidangnya. Dengan metode Pendidikan Teaching Factory dan pembelajaran langsung di dunia usaha dan industri.

Dalam upaya mewujudakan generasi yang unggul untuk Indonesia Maju. Politeknik Kelauatan dan Perikanan Pangandaran memiliki visi “ Mencetak SDM yang unggul dalam bidang IPTEK Terapan dan Technopreneur Kelautan Perikanan Serta Mejadi Lembaga Pendidikan Vokasi terbaik pada Level Nasional Pada Tahun 2030”. Direktur Politeknik KP Pangandaran DH. Guntur Prabowo, A.P., M.M menjelaskan bahwa Politeknik KP Pangandaran berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkualitas, berkarakter dan menerapkan Pilar 4C (Competence, Consistency, Commitment, and Conscience). (psp).

Taruna TKL Madya Laksanakan Kegiatan UAS PRDK di Laboratorium Komputasi dan Numerik Politeknik KP Pangandaran

Pangandaran – Rabu (29/01) Taruna/i madya prodi Teknologi Kelautan (TKL) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, hari ini melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Pengantar Rekayasa Desain Kelautan (PRDK) di Laboratorium Komputasi dan Numerik Lt. 2 Gedung Kuliah. Taruna/I sebelumnya telah mengetahui megenai PRDK yang disampaikan oleh Anas Noor Firdaus, S.T., M.T dan Lulut Alfaris, S.T., M.T selaku dosen pengampu.

Sebagai taruna/i TKL harus mengetahui mengenai pengerukan, reklamasi pantai, pertambangan oil dan gas lepas pantai yang erat kaitannya dengan kelautan. Maka dari itu PRDK sangat penting untuk taruna/I Politeknik KP Pangandaran. Pada kesempatan UAS ini taruna/I TKL madya ditantang untuk membuat desain produk 2 dimensi. Dalam pengerjaannya sangat dibutuhkan ketelitian karena pada dasarnya karakteristik rekayasa desain itu adalah lintas disiplin, sangat kompleks, dan iterative dengan waktu maksimal 120 menit.

Meskipun demikian taruna/I TKL madya begitu pandai menggunakan keyboard dan mouse sehingga menghasilkan produk yang diinginkan dengan menggunakan sebuah softwere yang sudah disediakan di komputer. (psp)

Dosen dan Pegawai Politeknik KP Pangandaran Kenakan Baju Adat Nusantara Tidak Membatasi Ruang Gerak dalam Beraktivitas

Pangandaran – Selasa (28/01) Setiap hari selasa kami segenap civitas akademika menggunakan seragam baju adat nusantara, sebagaimana surat edaran dari Menteri Kelautan dan Perikanan. Pada hari ini pengawas Ujian Akhir Semester (UAS) tahun akademik 2019/2020, dosen dan pegawai menggunakan baju pangsi, kebaya dan lainnya. Meskipun kami menggunakan baju adat nusantara tidak berarti ruang gerak kami terbatas. Namun dengan menggunakan pakain adat nusantara ini dosen dan pegawai terlihat begitu anggun dan berkarisma.

Sepertinya halnya Ega Aditya Prama dosen Budidaya Ikan (BDI) begitu berkharisma dengan baju adat sunda yang sering disebut Baju Pangsi ditambah ikat kepala bercorak hitam putih. Tidak hanya kaum adam yang tampil beda, namum kaum hawa pun tak kalah anggun seperti yang dikenakan oleh Indra Kristiana wanita kelahiran Jawa Timur ini mengenakan kebaya, ruang gerak kami tidak tebatas meskipun mengenakan kebaya. Baju adat nusantara memang sebagai identitas negeri ini, so berbanggalah dengan banyaknya keanekaragaman adat dan budaya. Bangga jadi Anak Indonesia. (psp).

Taruni Politeknik KP Pangandaran Raih Juara Miss Muslimah Hunt 2020

Pangandaran – Senin (27/01) taruni atas nama Aswarini Syamadam prodi Budidaya Ikan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Pada hari Minggu (26/01) mengikuti kompetisi Miss Muslimah Hunt (MMH) 2020 yang diselenggarakan oleh Zevent Organizer Beauty with skill. Mengusung tema “Touch of Flora”. Ketentuan untuk mengikuti ajang tahuan ini adalah yang pertama pastinya seorang Muslimah, kedua usia 13-30 tahun dan memiliki ahklak yang baik. Masalah tinggi badan jangan tanyakan itu sudah pasti harus memiliki tinggi badan yang tingginya bak model dunia.

Aswarini taruni kelahiran Takalar Sulawesi Selatan ini tidak disangka memiliki bakat dalam dunia fashion show. Dia mengikuti kompetisi MMH 2020 ini begitu percaya diri. Terlihat ketika ia berjalan di atas panggung di depan dewan juri, sama selaki dia tidak canggung ataupun gugup. Taruni ini berjalan dengan anggun bak model Muslimah yang handal, dengan menggunakan gaun berwarna ungu muda, dipadupadankan dengan rok bermotif batik hitam putih, dengan pulasan make up yang senada dengan gaun yang ia kenakan. Sungguh menakjubkan, taruni ini yang biasanya terlihat tegas tanpa sapuan make up kini memikat para dewan juri. Sehingga ia di nobatkan sebagai Juara Favourite Miss Muslimah Hunt 2020 dari 209 peserta. (psp).

Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Laksanakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2019/2020

Pangandaran – Senin (27/01) Taruna /I Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran hari ini melaksankan kegiatan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil tahun akademik 2019/2020. Pada pekan terakhir di bulan Januari 2020 ini menandakan bahwa satuan pendidikan dibawah Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan memasuki pekan UAS. Ujian akhir semester ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 30 Januari 2020 mendatang dan diikuti seluruh Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran tingkat I, II, dan III.

Tempat UAS taruna madya dan perdana di Aula Lt. 3 Gedung rektorat, sedangkan untuk taruna remaja di ruang kelas Lt. 1 Gedung Kuliah. Pada kesempatan apel pagi DH. Guntur Prabowo selaku direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran berpesan bahwa selama kegiatan UAS berlangsung taruna/I senantiasa menjungjung tinggi integritas dan kejujuran. Taruna/i diharapkan dapat mempersiapkan diri baik secara fisik, mental, spiritual, dan pikiran agar dapat mengikuti ajang menguji kemampuan akademik tersebut dengan baik sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang maksimal sesuai yang diharapkan. (psp).

Taruna Remaja PHL laksankan Kegiatan Praktikum Mikrobiologi di UPTD Perikanan Air Payau Dan Air Laut Wilayah Selatan

Pangandaran – Rabu (22/01) Taruna Remaja Prodi Pengolahan Hasil Laut (PHL) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran , melaksanka kegiatan praktikum Mikrobiologi  Dasar. Satriya Abrian, S.Si., M.Sc selaku dosen pengampu menjelaskan bahwa kegiatan praktikum ini menajarka taruna remaja PHL dengan mengenai pengenalan teknis aseptis, pewarnaan gram dan pengamatan mikroskopis. Kegiatan praktikum dilaksanakan di Laboratorium Uji kesehatan Lingkungan  UPTD Perikanan Air Payau Dan Air Laut Wilayah Selatan.

Taruna remaja begitu antusias dan banyak bertanya kepada dosen, selain itu mereka saling bergantian untuk mendeksi mikroba yang dilihat menggunakan mikroskop. Dengan adanya praktikum tersebut taruna  secara langsung mengetahui bahwa Mikrobiologi adalah salah satu cabang ilmu dari biologi, dan memerlukan ilmu pendukung kimia, fisika, dan biokimia. Mikrobiologi sering disebut ilmu praktek dari biokimia. Dalam mikrobiologi dasar diberikan pengertian dasar tentang sejarah penemuan mikroba, macam-macam mikroba di alam, struktur sel mikroba dan fungsinya, metabolisme mikroba secara umum, pertumbuhan mikroba dan faktor lingkungan.

Selain itu Satriya menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan praktikum tersebut yakni memberikan pemahaman dan pengalaman psikomotorik kepada taruna dalam melaksanakan kerja laboratorium. Dari hasil kegiatan praktikum taruna harus membuat mini laporan dan dapat menjelaskan hasil dari apa yang menjadi objek pada kegiatan praktikum. (psp).

Inovasi Produk Taruna Prodi TKL (Seminar Praktik Kerja Lapang Taruna TKL)

Pangandaran – Selasa (21/01) taruna perdana prodi Teknologi Kelautan (TKL) minggu inimerupakan minggu terakhir kegiatan seminar Praktik Kerja Lapang (PKL). Kegiatan seminar dilaksanakan di ruang Kelas Lt. 1 Gedung Kuliah. Mekanisme kegiatan seminar tidak jauh berbeda dengan prodi BDI maupun PHL. Namun kegiatan seminar dan pembuatan laporan PKL taruna perdana prodi TKL ada yang berbeda. Yakni masing-masing taruna harus memiliki sebuah inovasi produk.
Membuat sebuah inovasi produk itu sangat penting bagi taruna prodi TKL. Sebagai taruna Teknologi Kelautan harus membuat sebuah terobosan dalam mengikuti perkembangan teknologi dan digitalisasi yang tak bisa dihindari. Dengan adanya sebuah inovasi produk baik itu berupa prangkat keras (hardware, mapun perangkat lunak (software) bisa mendorong dunia usaha dan dunia industry (DUDI) khususnya dunia perikanan dan kelautan.

Seperti halnya taruna atas nama M. Rizha Isa Mahendra, dia membuat sebuah Teknologi Pembuatan Garam Beryodium Dalam Rangkan Meningkatkan Nilai Produksi Garam Di Tambak Garam Kincir Bendungan Cirebon. Dia harus mempresentasikan dan mempertahan inovasi yang telah ia buat di depan dewan penguji dan dosen pembimbing. Inovasi produk yang dibuat dan di sampaikan pada kegiatan seminar PKL dapat digunakan sebagai karya tulis yang sering disebut Karya Ilmiyah Praktik Akhir (KIPA). Maka dari itu taruna prodi TKL berlomba-lomba dam membuat sebuah inovasi produk yang pastinya dibimbing langsung oleh dosen-dosen ahli. (psp).

Adat dan Budaya

Adat dan budaya adalah identitas negeri ini. Yuk kita jaga dan melestarikannya. Sebagai bangsa yang berbeda-beda kami tetap satu jua. Setiap hari selasa kami selalu menggunakan baju adat daerah sesuai dengan peraturan menteri KKP. Selasa, 21 01 2020.

Taruna Politeknik KP Pangadaran Ikuti FMKI di Malang

Pangandaran – Senin (20/01) perwakilan taruna Politenik Kelautan dan Perikanan Pangandaran telah mengikuti kegiatan Kaderisasi Nasional IV Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI) di Politeknik Pembangunan Pertanian Malang. Kegiatan ini   diikuti oleh 22 Perguruan Tinggi Kedinasan Indonesia dengan jumlah 84 orang peserta.  Tujuan dari kegiatan FMKI tiada lain sebagai wadah meningkatkan kemampuan akademik maupun non akademik Mahasiswa/ Taruna/ Praja Perguruan Tinggi Kedinasan Indonesia. Selan itu sebagai ajang komunikasi antar Mahasiswa, Taruna, Praja Perguruan Tinggi Kedinasan Indonesia.

Aldi taruna madya prodi TKL mengatakan bahwasanya ilmu yang didapatkan selama kegiatan yakni tentang pentingnya suatu wawasan mengenai kebangsaan. Wawasan kebangsaan merupakan hal penting untuk difahami dalam upaya mempertahanan nasional. Selaku anak kedinasan maka sudah sepantasnya memiliki jiwa yang tanggu, dan gigih.

“Pada kegiatan FMKI hari ke 2 kami melakasanakan kegiatan Out Bound, wide games yang dilaksanakan di lapangan Kampus 1 POLBANGTAN Malang, perkenalan kampus dari masing-masing pewakilan FMKI, serta melihat langsung tempat kegiatan Teaching Factory taruna POLBANGTANG” papar Aldi. (psp).

Warga Kampus Politeknik KP Pangandaran Laksanakan Kegiatan Jumat Pagi Bersih-Bersih Pantai

Pangandaran – Jumat (17/01) Jumat pagi biasanya dilaksanakan kegiatan senam pagi, namun untuk pagi ini warga Politeknik KP Pangandaran melaksanakan kegiatan bersih pantai. Mulai dari jajaran direktur, dosen, pegawai dan taruna pagi ini melaksakan kegiatan bersih-bersih pantai sekitar kawasan Kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran. Kegiatan bersih pantai merupakan suatu kewajiban kami sebagai warga kampus, selain itu sebagai rasa peduli dan tanggung jawab kami terhadap kebersihan  pesisir pantai dan keindahan kampus.

Dalam minggu ini cuaca di kawasan kampus dan Pantai Pangandaran beraingin cukup kencang, sehingga menimbulkan sampah-sampah dari laut menepi di pingir pantai. Maka dari itu kami warga kampus bertanggungjawab akan kebersihan dan keindahhan pesisir pantai. Terik matahari pagi yang begitu menyengat, namun kami semangat untuk membersihakan pesisir pantai. Pimpinan, dosen, pegawai dan taruna bersama-sama saling membantu untuk membersihan pantai. Banyak ditemukan sampah plastic (botol minuman, sedotan, kantong plastic), styrofoam, dan kayu-kayu kering yang terbawa oleh ombak dan angin.

DH. Guntur Prabowo selaku direktur Politeknik KP Pangandaran mengatakan bahwa dalam sebulan setiap hari Jumat, selain rutin diadaknnya olahraga pagi, dalam satu minggu harus ada kegiatan bersih-bersih pantai. (psp).