Revitalisasi Pangandaran Sebagai Sentra Produksi Patin

Pangandaran

Pangandaran – Kamis (26/9) Dosen Program Studi Budidaya Ikan (BDI) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). PKM dilaksanakan di Dusun Karangpaci Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Acara dibuka langsung oleh Pudir 3 Abdul Rahman, A.Pi., M.Si. Tema yang diangkat pada kegiatan PKM tahun ini adalah Revitalisasi Pangandaran Sebagai Sentra Produksi Patin.

Dalam sambutannya pudir 3 menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk sama-sama meningkatkan perekonomian masyarakat budidaya ikan yang pastinya harus diimbangi dengan pengetahuan dan pembinaan. Untuk itu kegiatan PKM ini tidak hanya seremonial saja, melainkan Desa Kertayasa akan menjadi mitra dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangndaran dalam upaya revitalisasi budidaya ikan patin.

Acara selanjutnya Pudir 3 menyerahkan batuan secara simbolis berupa probiotik pakan kepada kepala desa yang diwakili oleh Kasi Pememrintahan. Selain menyerahkan bantuan berupa probiotik pakan pada sesi berikutnya, Muhammad Akbarurasyid, S.Kel., M.P.,  dan Rani Rehulina Tarigan, S.Pi., M.P. berbagi ilmu kepada masyarakat terkait budidaya ikan patin dengan sistem kolam dan  penggunaan probiotik pada budidaya ikan. Masyarakat begitu antusias ketika menedengar presentasi yang disampaikan oleh kedua dosen kebanggan Politeknik KP Pangandaran tersebut.

Pada kegiatan PKM dosen beserta masyarakat melakukan tinjauan lokasi untuk pembudidayaan ikan patin di Dusun Karangpaci. Maka dilakukan penebaran ikan patin dan pembobotan setiap ekor ikan patin dengan metode sampling yang dilaksanakan oleh dosen, taruna dan masyarakat. Harapan dengan adanya kegiatan PKM kepada masyarakat, akan adanya transfer pengetahuan yang bermanfaat untuk masyarakat setempat. Terutama terkait dengan bidang budidaya patin, baik persyaratan dan teknis budidaya sampai dengan pengendalian hama dan penyakit yang berdampak pada keberhasilan kegiatan budidaya. Keberhasilan Kegiata budidaya diharapkan dapat memberikan peningkatan profit kepada masyarakat setempat yang berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat. (psp).

Taruna BDI Madya Melaksanakan Kuliah Lapang di UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan Pangandaran

Pangandaran – Selasa (17/09) Taruna Madya Program Studi Budidaya Ikan (BDI) melaksanakan kegiatan perkuliah untuk mata kuliah Teknik Perkolaman dan Mekanisme Budidaya langsung di UPTD Perikanan Air Payau dan Laut Wilayah Selatan Pangandaran. Kurniawan Wahyu Hidayat, S.Pi., M.Si selaku dosen BDI yang mendampingi kegiatan kuliah lapang tersebut, terlebih dulu melaksanakan kunjungan ke kantor UPTD PAPL Wilayah Selatan Pangandaran, menyampaikan maksud serta tujuan dari kegiatan perkuliahan.  Koko, S.P., M.P selaku petugas UPTD   menerima dan menjelaskan terkait fungsi kolam budidaya dan alat-alat (mesin) budidaya yang ada di UPTD dihadapan taruna dan dosen.

Pada kesempatan tersebut taruna BDI berkesempatan melihat langung kolam-kolam budidaya ikan. Taruna atas nama Gagah Aditya mengatakan bahwa pada kesempatan kuliah lapang tersebut taruna dapat mengetahui kualitas air yang ada dan mengetahui cara mengoprasikan mesin budidaya seperti mesin kincir air olimpia. “Kincir air Olimpia adalah salah satu peralatan pada budidaya perikanan di tambak yang berfungsi untuk menggerakkan air sehingga menghasilakn oksigen, dapat membantu disaat terjadinya kekurangan oksigen serta mengantisipasi terjadinya perbedaan yang cukup mencolok antara lapisan air tambak” jelasnya. (psp).

Key Word: Budidaya Ikan, Politeknik KP Pangandaran, 2019.

Latihan Dasar Kedisplinan Taruna (LATDASLINTAR) Dimulai

Pangandaran – Senin (09/09) Catar catir Politeknik KP Pangandaran telah memasuki tahapan Latihan Dasar Kedisplinan Taruna (LATDASLINTAR). Upacara Pembukaan LATDASLINTAR dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat. DH. Guntur Prabowo bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa Politeknik KP Pangandaran mendidik catar catir yang siap dalam kondisi apapun, tidak hanya melatih mental dan fisik yang kuat melainkan melatih kebersamaan untuk mencapai satu tujuan yang dicita-citakan oleh Politeknik KP Pangndaran.  Kegiatan ini akan berlangsung selama 10 hari kedepan. Dalam pelaksanaan LATDASLINTAR, Politeknik KP Pangandaran bekerjasama dengan POS TNI AL Pangandaran yang dikomandoi oleh Wadan POS TNI AL Dayat Sudrajat.

Matahari panas menyengat tidak mematahkan semangat catar dan catir dalam mengikuti setiap kegiatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama LASDASLINTAR diantaranya pembekalan wawasan kebangsaan, Peraturan dinas dalam yang wajib diketahui oleh seorang taruna, dan Pengenalan SOP dalam kegiatan baris berbaris. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Kawasan kampus, Pantai Bulaksetra dan Pelabuhan Cikidang. Suara hentakan sepatu catar dan catir begitu menggema dan seirama pada kegiatan latihan baris-berbaris yang dilaksanakan di PPI Cikidang. Panas terik, deburan ombak, dan hembusan angin pantai selatan senantiasa menemani kegiatan LATDASLINTAR catar dan catir Politeknik KP Pangandaran. (psp).

Key word: Taruna KKP, LATDASLINTAR, Poltek KP Pangandaran, TNI AL, 2019

Taruna Poltek KP Pangandaran Raih Juara Umum Lomba Lintas Alam Searching Track 2019 Se-Jawa Barat

Pangandaran – Senin (09/09) Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran pada hari Sabtu (07/09) mengikuti kegiatan Lomba Lintas Alam Searching Track 2019 Se-Jawa Barat. Kegiatan lomba tersebut diselenggarakan langsung oleh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Pangandaran. Searching Track Tahun 2019 merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, nasionalisme, dan mengetahui cara mempertahankan diri di alam bebas, serta studi kasus tentang teknologi dan pastinya peserta harus mengetahui wawasan akan kebudayaan Indonesia. 

Kegiatan lomba Searching Track 2019 ini, peserta lomba diuji kemampuannya dalam pencarian jalur lintas alam meliputi Zona Survival Ground, culture skill, technology talk, nasionalism dan wide game. Peserta lomba terdiri dari SMP sederajat, SMA sederajat dan Umum (Mahasiswa, Organisasi Pecinta Alam, Pemuda, Cabang Olahraga, ASN, dsb).

Pada kesempatan tersebut Taruna Politeknik KP Pangandaran meraih Juara Umum Kategori umum. Taruna Poltek KP Pangandaran mengalahkan pesaing-pesaing diluar sana dengan perolehan juara meliputi Juara 1 – Zona Wide Game, Juara 1 – Zona Culture Skill, Juara 1 – Zona Technology Talk dan Juara 2 – Zona Survival Ground. Rizal Atmanegara, S.Tr.Pi selaku pembina Taruna Politeknik KP Pangandaran mengatakan bahwa dengan prestasi yang diraih oleh adik-adik taruna jangan merasa puas hanya sampai disini saja, melainkan harus tetap berjuang dan jadilah the south stars sesuai dengan moto taruna Poltek KP Pangandaran. Ia pun menambahakan bahwa penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Drs. Apip Winayadi selaku Ketua Kwarcab Kabupaten Pangandaran di Lapangan Upacara Kecamatan Parigi Pangandaran Pada Sabtu Malam.

Guntur Prabowo selaku direktur menyampaikan rasa bangga kepada peserta lomba pada kegiatan upacara Penyematan Evolet Tanda Kenaikan Tingkat dan dan Penyerahan Piala Lomba. Beliau berpesan jadilah taruna yang berprestasi, harumkan nama Poltek KP Pangandaran. Namun yang paling penting adalah mempertahankan prestasi yang telah diraih untuk itu taruna Poltek KP Pangandaran senantiasa menjaga kekompakan, giat dalam belajar dan siap bersaing. (psp).

Seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI

“Jadilah SDM yang Unggul dan Berdaya Saing Untuk Mewujudkan Indonesia Maju”

Pangandaran – Sabtu (07/09) Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran gelar seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI. Seminar dilaksanakan di Aula Lt. 3 Gedung Rektorat, diikuti oleh dosen, pegawai, taruna dan catar. Acara dibuka langsung oleh Pudir 1 Dr. Yaser Krisnafi, S.St.Pi., M.T. Seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan pada bidang kelautan perikanan serta memiliki jiwa yang senantiasa menja keutuhan NKRI tanpa terprofokasi. NKRI harga mati.

Kiayi Fauzan Aziz Ketua PCNU Kabupaten Pangandaran sebagai pemateri pada sesi pertama menyampaikan materi mengenai wawasan kebangsaan. Beliau menyampaikan bahwa kita selaku warga Indonesia ini adalah satu, tidak dibedakan dari suku, ras, adat dan agama. Kita Indonesia untuk itu selaku generasi muda jangan terbawa oleh berita-berita hoaks diluar sana. Jangan sampai kita terprofokasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya yang bertujuan untuk memecahkan bangsa ini.

Pada sesi berikutnya PM TNI AL Toto Sukarto, S.H menyampaikan materi mengenai Bela Negara. Selaku warga negara Indonesia yang baik akan senantiasa menjaga keutuhan kebinekaan bangsanya. Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Beliau berpesan kepada taruna dan catar untuk senantiasa menjadi generasi muda yang disiplin, berilmu, dan tidak terpecah belah oleh isu-isu yang bersifat memecah belah NKRI.

Tidak sampai disitu peserta seminar pada sesi ketiga diisi oleh Dr.TB Haeru Rahayu. Beliau menyampaikan tentang Kemaritiman Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Poros Maritim Dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

Dalam mewujudakan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia maka diperlukan proses pembangunan maritim mulai dari aspek infrastruktur, politik, sosial-budaya, hukum, keamanan,dan ekonomi. Selain itu yang terpenting adalah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul yang berdaya saing dengan tujuan akhir terwujudnya Indonesia Negara Kepulauan yang maju mandiri dan kuat.

Pada sesi terakhir peserta seminar mendapatkan pencerahan dan wawasan mengenai Pancasila yang disampaikan oleh Dr. Soen’an Hadi Poernomo, M.Ed. Beliau memberikan pesan bahwa dalam mencapai suatu yang dicita-citakan maka harus memiliki tiga kunci yang harus dimiliki oleh generasi muda yakni bertakwa, belajar dan berjuang. Maka akan terlahir kualitas anak bangsa yang memiliki karakter cinta tanah air dan memiliki daya saing yang tinggi sehingga akan terwujud Indonesia Maju. Kesimpulan yang dihasilkan dari kegiatan Seminar Cinta Bahari dan Kebinekaan Demi Keutuhan NKRI, yakni Jadilah SDM yang Unggul dan Berdaya Saing yang memiliki kecintaan terhadap bangsa, memegang teguh Pancasila dalam upaya Mewujudkan Indonesia Maju, dan pastinya menjadi pribadi yang berprestasi. (psp).

Keyword: Seminar, NKRI, SDM Unggul, Kebinekaan, Kebangsaan, 2019, Politeknik KP Pangandaran

Selamat Datang Calon Taruna Baru Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran Tahun 2019

Pangandaran – Selasa (03/9) segenap civitas akademika dan keluarga besar Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran mengucapkan selamat datang kepada taruna taruni terbaik yang telah terpilih menjadi bagian dari kami. Matahari pagi ini bersinar lebih terang dibandingkan biasanya, jalanan berpasir menuju kampus tidak mematahkan semangat orang tua calon taruna untuk mengantarkan anaknya ke Kampus Politeknik KP Pangandaran yang berada di Kawasan Pantai Bulaksetra. Kendaran roda empat dan dua pun memenuhi kawasan parkir yang telah disediakan. Ada suka cita yang terlihat dari orang tua yang mengantarkan anaknya. Ada pula catar yang datang sendiri tanpa didampingi orang tua dengan alasan jauh di sebarang pulau sana. Meskipun demikian mereka tetap tegar dan semangat mengikuti rangkaian kegiatan.

Calon taruna memasuki ruang Gedung Rektorat Lantai Dasar untuk dilakukan pemberkasan dan registrasi ulang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan pemberkasan adalah Djaduk Alif P, A.Md dibantu dengan dosen dan pegawai lainnya. Selanjutnya catar dilakukan pengecekan isi tas/ koper oleh panitia dibantu oleh taruna. Pengecekan isi tas/koper ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diperbolehkan seperti menghindari dari membawa alat mistis dan semacamnya.

Di tempat lain tepatnya di Lt. 3 Aula Gedung Rektorat diadakan Rapat Forum Pertemuan Orang Tua Taruna (FORTUNA) angkatan ke 3. Acara di pimpin langsung oleh direktur DH. Guntur Prabowo A.Pi., M.M. Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa taruna lulusan Poltek KP Pangandaran dapat menguasai pengetahuan dan keterampilam dibidang teknis usaha, dan mampu menjadi pengusaha yang mandiri dan tangguh dibidang kelautan dan perikanan. Sebelumnya pada kesempatan tersebut  beliau juga memperkenalkan jajaran direktur, jajaran dosen, pembina taruna dan staf kepegawaian. Acara berlangsung sampai pukul 12.00 siang.

Kegiatan berikutnya makan bersama antara catar/catir, orang tua, jajaran direktur, ketua fortuna, dosen dan pegawai di ruang makan tepatnya di Lt. Dasar Gedung Asrama Putri.   Berikutnya dilaksanakan upacara penyerahan catar dari ketua panitia Penerimaan Taruna Baru (PENTARU) Kepada Pudir 3 yang diwakili oleh Kepala Pusat Pembinaan Karakter Taruna. Sekaligus acara perpisahan catar dengan orang tuanya. Ada rasa haru yang luar biasa ketika orang tua menyerahkan anak-anaknya kepada Politeknik KP Pangandaran untuk dididik menjadi anak yang mempunyai karakter yang baik dan senantiasa menjaga nama baik keluarga dan bangsa. Isakkan tangis dari seorang ibu kepada putra putrinya tidak terbendung lagi, mana kala menyaksikan anaknya memasuki asrama. Meskipun demikian acara berjalan dengan lancar.

Salah seorang orang tua catar, Satmoko Yulidarsono yang berasal dari Solo mengatakan bahwa kesan  pertama yang didapatkan bahwasanya Politeknik KP pangandaran itu orang-orangnya ramah, bersahabat baik antara taruna senior dan calon taruna maupun dengan orang tua. Harapan saya mudah-mudahan anak saya bisa terbentuk jiwa nasionalisnya dan jiwa kewirausahaan dan bisa mencapai cita-citanya. Selamat anakku “jungjung subur, mendem jero, jenenge wong tuo”. (psp). 

Keyword: Calon taruna baru, Penyambutan, taruna Terbaik, Poltek KP Pangandaran, 2019